Berniat Menuntut Ilmu

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berjalan ke Yaman dari Baghdad untuk mengambil ilmu dari Imam ‘Abrurrazzaq bin Hammam Ash-Shan’ani rahimahullah.

Imam Yahya bin Main rahimahullah menceritakan 

Aku keluar bersama Imam Ahmad ke negeri Yaman untuk menuntut ilmu, dan kami pun melakukan ibadah haji. Ketika aku sedang thawaf, tiba-tiba aku bertemu dengan Imam Abdurrazzaq bin Hammam Ash-Shan’ani yang juga tengah melakukan thawaf di baitullah.

Aku pun mengucapkan salam dan berkata:  “itu adalah saudaramu, Ahmad bin Hanbal”.

Ia menjawab: “semoga Allah menjaganya dan meneguhkannya”.

Kemudian Imam Yahya bergegas kembali dan berkata kepada Imam Ahmad: ”sungguh Allah telah mendekatkan langkah kita, bekal kita masih banyak, dan mengembalikan kita dari perjalanan selama sebulan penuh (karena Imam Abdurrazzaq ada bersama kita di Mekkah sehingga kita tidak usah ke Shan’a/Yaman)”.

Imam Ahmad menjawab, ”Sewaktu di Baghdad aku telah berniat untuk mendengarkan dari Abrurrazzaq di Shan’a. Demi Allah aku tidak akan mengubah niatku”.

———————–

Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: “Imam Ahmad sudah dua kali mengelilingi dunia sehingga Dia mengumpulkan kitabnya al-Musnad”

Ahmad bin Syadzan al-Ijli rahimahullah mengatakan, Aku mendengar Imam Ahmad berkata: ”Aku mengembara untuk mencari hadis dan Sunnah ke Tsughur, wilayah Syam, Sawahil, Maroko, Aljazair, Madinah, Irak, wilayah Hauran, Persia, Khurasan, gunung-gunung dan penghujung dunia”.

———————–

Dikutip dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga, karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas, cet, I, Pustaka At-Taqwa, th. 2007

 



Leave a Reply

Waqaf Foundation: for Education & Society Development