Al-Falaq 1-5

Assalamu’alaikum,

Macam-macam kejahatan yang nyata ada dan disampaikan Allah dalam surat Al-Falaq, yang dengan ini Allah memberikan doa / ayat agar kita terhindar dari keburukan yang diperbuat oleh kejahatan tersebut, insyaallah.

1. Kejahatan makhluk yang fisik
2. Kejahatan malam apabila telah gulita
3. Sihir yang menipu dengan simpul-simpul / buhul-buhul / jimat
4. Orang yang dengki

Tauhid yang kuat disebutkan dalam ayat pertama, Keimanan bahwasanya Allah SWT, Tuhan yang menguasai Makhluknya, dan kepada-Nya tempat mengadu terhadap keburukan-keburukan yang dihasilkan makhluk-makhluknya.

بِسْمِ ٱللَّـهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلْفَلَقِ

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

وَمِن شَرِّ ٱلنَّفَّـٰثَـٰتِ فِى ٱلْعُقَدِ

وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh (sebagian tafsir mengartikan: Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai makhluk),

dari kejahatan makhluk-Nya,

dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,

dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

In Depth Analysis & Tafseer of Surha 113 Falaq by Nouman Ali Khan

Asbabun Nuzul – Kisah Turun Surah Al-Falaq (& An-Naas)

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah Saw, pernah sakit yang agak parah, sehingga datanglah kepadanya dua malaikat, yang satu duduk disebelah kepalanya dan yang satunya lagi disebelah kakinya. Berkatalah malaikat disebelah kakinya kepada yang ada disebelah kepalanya: “Apa yang engkau lihat ?” Ia berkata : “Dia kena guna-guna”. “apa guna-guna itu?”. “guna-guna itu sihir”. “Siapa yang membuat sihirnya?” Ia menjawab : “Labid bin al-A’sham Alyahudi yang sihirnya berupa gulungan yang disimpan disumur keluarga si Anu,dibawah sebuah batu besar. Datanglah ke sumur itu, timbalah airnya dan angkat batunya kemudian ambillah gulungannya dan bakarlah”.

Pada pagi hari Rasulullah Saw, mengutus ‘Ammar bin Yasir dengan kawan-kawanya. Setibanya di sumur itu tampaklah airnya merah seperti air pacar. Air itu ditimbanya dan diangkat batunya serta dikeluarkan gulungannya terus dibakar dan ternyata di dalam gulungann itu ada tali yang terdiri dari sebelas simpul. Kedua surat ini (Q.S 113 dan Q.S 114) turun berkenaan dengan peristiwa itu. Setiap kali Rasulullah mengucapkan satu ayat terbukalah simpulnya.

Diriwayatkan oleh al-baihaki didalam kitab Dala’ilun Nu-buwah dari al-kalbi dari Abi Shalih yang bersumber dari Ibnu Abbas.
 
Keterangan :
Dalam kitab Bukhari terdapat syahid (penguat Hadist) yang ceritanya seperti itu, tapi tidak menyebutkan sebab turunnya dua surat itu. Dalam riwayat lain ada syahid yang ceritanya seperti itu dan menyebutkan sebab turunnya kedua surat itu.
Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa kaum yahudi membuat makanan bagi Rasulullah Saw. Setelah makan makanan itu tiba-tiba Rasulullah sakit keras sehingga sahabat-sahabatnya mengira bahwa penyakit itu timbul dari perbuatan yahudi itu, maka turunlah Jibril membawa dua surat ini (Q.S 113 dan Q.S 114) dan membacakan ta’udz.
Seketika itu juga Rasulullah Saw, keluar menemui sahabat-sahabatnya dalam keadaan sehat wal’afiat.
Diriwayatkan oleh Abu Na’im dalam kitab ad-Dalail dari Abi Jafar ar-Razi dari ar-Rabibin anas yangbersumber dari Anas bin Malik.

.

Al-Imam Muhammad Abduh berkata: Dalam masalah ini, terdapat lebih banyak hadis yang menerangkan bahawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah disihir oleh Labid Ibn al-A’sam. Sihir itu telah berjaya mempengaruhi (meresapi) diri Baginda shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga mengkhayalkan Baginda dan menyebabkan Baginda seolah-olah melakukan sesuatu padahal baginda tidak melakukannya, atau baginda seperti mendatangi sesuatu, sedangkan Baginda shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mendatanginya.



Waqaf Foundation: for Education & Society Development