Nasharuddin Thaha

(1908-1979)

Lahir 4 Maret 1908 di Payakumbuh, putera tertua Syekh Thaha Arsyad. Setelah tamat Sekolah Dasar Sambungan, melanjutkan ke Madrasah Sumatra Thawalib Darul Funun Padangjapang. Tahun 1926 masuk perguruan tinggi Darul Ulum dan Universitas al Azhari Kairo, seangkatan Mahmud Yunus, Muchtar Yahya dan lain-lain.

Selama lebih kurang tujuh tahun di Mesir, beliau aktif di Persatuan Pelajar Indonesia-Malaysia (Perpidom), organisasi pergerakan untuk merebut kemerdekaan tanah air. Pulangnya sebagian besar putera-putera Minang tahun 1930-an, membawa angin segar dunia pendidikan di daerah ini.

Tahun 1946, Nazaruddin Thaha ditunjuk pertama kali mengepalai Kantor Agama Sumatera Tengah, meliputi daerah kerja Sumbar, Jambi dan Riau. Beliau membentuk Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah-daerah. Pada waktu itu pulalah pengarang buku-buku agama dalam bahasa Arab ini, merancang Undang-undang Perkawinan. Buku-buku tersebut antara lain Abthalul Islam, al Mahfuzadzat, Fanuttarbiyah, dan lain-lain. (*)

(Marthias Dusky Pandoe)



Leave a Reply

Wakaf Darulfunun – Aamil Indonesia